PramukaNews | Bone – Musyawarah Ranting (Musran) Gerakan Pramuka Kwartir Ranting (Kwarran) Cina masa bakti 2026–2029 berlangsung tertib, lancar, dan penuh suasana kekeluargaan di Aula UPT SD Inpres 10/73 Tanete, Kecamatan Cina, Kabupaten Bone, Selasa (14/7/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Majelis Pembimbing Ranting (Mabiran) beserta unsur Mabiran, para Majelis Pembimbing Gugus Depan (Mabigus), perwakilan Pembina Gugus Depan (Bina Gudep), Pengurus Kwarran Cina, serta anggota Dewan Kerja Ranting (DKR).
Setelah acara pembukaan, sidang musyawarah dipimpin oleh Steering Committee (SC). Seluruh rangkaian agenda berlangsung tertib dan demokratis dalam suasana yang akrab, mencerminkan semangat persaudaraan yang menjadi ciri khas Gerakan Pramuka.
Salah satu agenda penting dalam Musran adalah penyampaian laporan pertanggungjawaban Ketua Kwarran Cina, Kakak A. Muh. Kasifah, S.Pd., M.M., mengenai berbagai program dan kegiatan yang telah dilaksanakan selama masa bakti sebelumnya.
Dalam penyampaiannya, Kakak Kasifah mengenang perjalanan pengabdiannya yang telah berlangsung hampir tiga dekade di Gerakan Pramuka.
"Saya mulai aktif di Kwarran Pramuka Cina sejak tahun 1997 setelah ditempatkan mengabdi di SD Inpres 10/73 Tanete pada tahun pelajaran 1994/1995. Kemudian dipercaya menjadi Ketua Kwarran pada periode pertama dan selanjutnya kembali dipercaya secara aklamasi hingga periode terakhir," ujarnya.
Di bawah kepemimpinannya, Kwarran Cina berhasil menorehkan berbagai prestasi, baik yang diraih peserta didik, para pembina, maupun gugus depan. Berbagai program pembinaan juga terus digelar, termasuk Kursus Mahir Dasar (KMD) yang dilaksanakan bekerja sama dengan SMP Negeri 1 Cina, SMA Negeri 18 Bone, dan Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Bone.
Menurut Kakak Kasifah, menjadi pengurus Pramuka bukan sekadar menjalankan organisasi, tetapi merupakan panggilan jiwa untuk mengabdi dengan tulus dan ikhlas.
"Organisasi Pramuka adalah panggilan jiwa yang rela mengabdi dengan tulus ikhlas. Intinya, kita harus siap mengamalkan Dasa Darma Pramuka," tuturnya.
Selain aktif di Gerakan Pramuka, Kakak Kasifah juga dikenal sebagai Ketua Cabang PGRI Kecamatan Cina. Ia juga pernah memimpin berbagai organisasi kemasyarakatan, seperti KNPI dan PMI di tingkat kecamatan. Dalam kedinasannya, ia bertugas sebagai Pejabat Fungsional Dinas Pendidikan Kabupaten Bone dengan jabatan Penilik PAUD.
Pada Musran kali ini, Kakak Kasifah menegaskan dirinya tidak lagi bersedia dicalonkan sebagai Ketua Kwarran Cina. Menurutnya, organisasi membutuhkan regenerasi agar estafet kepemimpinan dapat terus berjalan.
"Kita perlu regenerasi. Saya tidak akan berhasil apabila tidak ada kader yang siap menggantikan saya sebagai ketua. Semoga pengurus yang terpilih nantinya mampu melanjutkan estafet kepemimpinan dan membawa Kwarran Cina menjadi lebih baik lagi," harapnya.
Pernyataan tersebut disampaikan dengan senyum penuh semangat yang menggambarkan dedikasi seorang pembina yang telah lama mengabdikan diri bagi Gerakan Pramuka. Semangat regenerasi yang disampaikan menjadi pesan penting dalam Musran tahun ini, agar Kwarran Cina terus berkembang dan mampu mencetak generasi muda yang berkarakter, disiplin, serta berjiwa pengabdian.
JURNALIS : TAMZIL, S. Pd., MG. – 24101
EDITOR : M. RUSDI – 19016


0 Komentar