PramukaNews I Kota Pasuruan -- Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Kota Pasuruan menggelar Lomba Tingkat Regu Pramuka Penggalang Tahun 2026 pada Sabtu (19/09/2026). Sebanyak 24 regu Pramuka Penggalang dari empat Kwartir Ranting se-Kota Pasuruan turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut, yakni Kwartir Ranting Purworejo, Panggungrejo, Gadingrejo, dan Bugul Kidul. Setiap regu terdiri atas delapan Pramuka Penggalang yang merupakan regu putra dan putri berprestasi hasil LT-II. Seluruh rangkaian perlombaan berlangsung di SMA Negeri 3 Pasuruan, sementara materi renang digelar di Pemandian Citra Petahunan.
Kak Imam Mashudi, M.Pd selaku Ketua Panitia sekaligus Andalan Cabang Bidang Pembinaan Anggota Muda Kwartir Cabang Kota Pasuruan menyampaikan bahwa LT-III tidak hanya menjadi ajang untuk menentukan regu terbaik. Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mengevaluasi hasil pembinaan yang telah dilaksanakan di gugus depan dan Kwartir Ranting. Melalui kegiatan ini, peserta diuji dalam pengetahuan, ketangkasan, keterampilan kepramukaan, kreativitas, dan kerja sama regu dengan semangat “Tidak hanya cepat, tetapi juga tepat dan kompak”.
Berbagai materi perlombaan disiapkan untuk menguji kemampuan peserta dalam menerapkan keterampilan kepramukaan. Materi tersebut meliputi penjelajahan, semaphore, morse, sandi, pengetahuan kepramukaan, P3K, KIM, menaksir, pionering, dan pertolongan pertama. Kak Khasan Basori, S.Kom., M.M., M.Pd selaku juri lomba morse, KIM, dan menaksir menjelaskan bahwa fokus dan ketelitian menjadi kunci dalam lomba morse yang terdiri atas 50 soal isian dengan nilai maksimal 100.
Pada materi pionering, peserta diberikan waktu 90 menit untuk membuat jembatan menggunakan tongkat dan tali. Penilaian dilakukan berdasarkan ketepatan simpul, kreativitas, kekuatan ikatan, dan kerapian hasil karya. Kreativitas peserta juga diasah melalui lomba melukis tempat sampah, hasta karya obat tradisional, dan Pidato Kebangsaan dengan tema “Cinta Tanah Air”, “Moderasi Beragama”, serta “Keragaman Budaya Memperkuat Bangsa”.
Kemampuan beregu turut diuji melalui lomba yel-yel Pramuka yang menilai kekompakan, semangat, kreativitas lirik, dan gerakan tanpa mengandung unsur SARA maupun bullying. Sementara itu, kemampuan fisik dan ketepatan peserta diuji melalui renang dan memanah dengan aspek penilaian yang disesuaikan dengan masing-masing materi. Peserta juga mengikuti Senam Pramuka yang menguji kesesuaian gerakan, kekompakan, ekspresi, serta penggunaan atribut dan kostum.
Penentuan hasil akhir LT-III dilakukan melalui akumulasi poin dari seluruh mata lomba yang diikuti setiap regu. Pada setiap mata lomba, Juara I memperoleh 7 poin, Juara II 3 poin, dan Juara III 1 poin yang kemudian dijumlahkan untuk menentukan peringkat akhir. Sistem tersebut menuntut setiap regu untuk tampil konsisten dengan mengandalkan keterampilan, ketepatan, kreativitas, dan kekompakan.
Hasil akhir kategori putra menempatkan Regu Garuda dari SMP Negeri 8 Pasuruan, Kwartir Ranting Purworejo, sebagai Juara I dengan 39 poin, disusul Regu Elang dari SMP Negeri 9 Pasuruan dengan 34 poin sebagai Juara II dan Regu Garuda dari SRT 2 Pasuruan dengan 26 poin sebagai Juara III. Pada kategori putri, Juara I diraih Regu Mawar dari SMP Negeri 1 Pasuruan dengan 59 poin, Juara II Regu Lily dari SMP Negeri 9 Pasuruan dengan 28 poin, dan Juara III Regu Tulip dari MTs Negeri Pasuruan dengan 24 poin. Regu Juara I putra dan putri selanjutnya akan mewakili Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Pasuruan pada Lomba Tingkat IV (LT-IV) Jawa Timur, sementara pengalaman selama LT-III diharapkan dapat memperkuat kemandirian, disiplin, kepemimpinan, tanggung jawab, dan kemampuan bekerja sama peserta dalam kehidupan sehari-hari.



0 Komentar